OJK Jawa Tengah dan ISEI Semarang Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengembangan Ekonomi Daerah

Semarang, 13 Mei 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Semarang sepakat memperkuat sinergi dalam bidang riset, edukasi keuangan, dan pengembangan ekonomi daerah. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung pada Selasa, 13 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di Kantor OJK Jawa Tengah.

Pertemuan dihadiri langsung oleh Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, didampingi Irfan serta Bambang Hermanto. Sementara dari ISEI Semarang hadir Prof. Harjum Muharam, Prof. Firmansyah, Prof. Euis Soliha, Dr. Agus Siswanto, Prof. Tri Purwani, Dr. Alimuddin Rizal, dan Prof. Kesi Widjajanti.

Dalam kesempatan tersebut, ISEI Semarang menyampaikan undangan kepada OJK Jawa Tengah untuk menghadiri pelantikan pengurus ISEI yang akan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 pukul 14.00 WIB. OJK Jawa Tengah menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk menjadi salah satu narasumber bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI), khususnya untuk memberikan perspektif mengenai perkembangan sektor keuangan.

Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ISEI Semarang dalam membangun kolaborasi yang lebih erat antara regulator dan kalangan akademisi. Menurutnya, sinergi antara OJK dan ISEI sangat strategis untuk menghasilkan riset bersama yang dapat mendukung perumusan kebijakan dan penguatan perekonomian daerah.

OJK Jawa Tengah saat ini juga memfokuskan program pada edukasi dan perlindungan konsumen dengan pendekatan yang inklusif. Kegiatan literasi keuangan telah menjangkau berbagai komunitas, termasuk lingkungan keagamaan, keuskupan, serta kelompok difabel, guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, Bambang Hermanto mengundang ISEI untuk bergabung dalam Forum Ekonomi Regional sebagai mitra strategis dalam memberikan perspektif akademik terhadap perkembangan ekonomi Jawa Tengah. Sementara itu, Irfan menyampaikan bahwa berbagai kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan OJK ke depan akan melibatkan ISEI sebagai mitra diskusi dan penyedia kajian ilmiah.

Selain itu, OJK memaparkan program pengembangan ekonomi daerah yang berfokus pada penguatan ekosistem usaha untuk mendorong kemandirian petani. Salah satu contohnya adalah program di Magelang yang mendukung komunitas petani dan peternak telur sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Dalam program tersebut, ISEI diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui kajian ekonomi dan rekomendasi kebijakan berbasis riset.

Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara OJK Jawa Tengah dan ISEI Semarang. Melalui kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan, kedua institusi diharapkan mampu menghasilkan riset, program edukasi, dan rekomendasi kebijakan yang memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sektor keuangan, peningkatan literasi masyarakat, dan pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *