ISEI Semarang Siap Perkuat Sinergi APGC, Kawal Kebijakan Ekonomi Daerah

Selasa, 3 Maret 2026

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan ekonomi di daerah.

Di bawah kepemimpinan baru, Prof. Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti, ISEI Semarang akan memperkuat kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, pelaku bisnis, pemerintah (government), hingga Bank Indonesia (APGC).

Prof. Suci menegaskan bahwa visi utama ISEI Semarang dalam tiga tahun ke depan adalah mendampingi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.

“Fokus utamanya mencakup penguatan ketahanan ekonomi serta mendorong transformasi melalui berbagai diskusi ekonomi yang mendalam,” katanya di sela-sela acara Rapat Anggota Cabang ISEI Semarang Periode 2023 – 2026 dan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah, Jumat 27 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Suci juga mengungkapkan kalau kedepannya ISEI Semarang juga akan merangkul para ekonom – ekonom muda dan sekaligus juga akan membenahi keanggotaan ISEI.

Dirinya menjelaskan, salah satu tantangan ISEI yang dihadapi adalah fluktuasi jumlah anggota. Saat ini, tercatat ada sekitar 170 anggota aktif di wilayah Semarang dan sekitarnya, termasuk Demak. Angka ini mengalami penurunan dari periode sebelumnya yang sempat mencapai lebih dari 500 anggota.

“Kami akan melakukan terobosan untuk menjaring lebih banyak anggota, terutama dari kalangan ekonom muda. Perbaikan sistem keanggotaan menjadi prioritas agar semakin banyak sarjana ekonomi yang tertarik berkontribusi memberikan pemikiran bagi kebijakan pemerintah,” ujar Prof. Suci.

Selain itu, terkait rencana ISEI Pusat untuk mengontekstualisasikan kembali gagasan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo, ISEI Semarang menyatakan kesiapannya untuk bersinergi. Sebagai perpanjangan tangan di daerah, ISEI Semarang akan menyelaraskan kajian-kajian lokal dengan arahan kebijakan dari pusat.

“Apa yang dilakukan di pusat akan kami bawa dan implementasikan di daerah melalui kajian serta rapat-rapat bersama agar tercipta kebijakan yang sinergis,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, ISEI Semarang akan segera membentuk kepengurusan baru yang terbagi dalam berbagai divisi strategis, mulai dari divisi pengembangan ekonomi hingga divisi keanggotaan, guna memastikan program kerja berjalan lebih giat dibanding masa sebelumnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *